top of page

I know my place

  • Sep 10, 2020
  • 4 min read

Musa Nabi Besar yang lahir atas perkenanan Tuhan. Awal kehidupannya tampak tidak menjanjikan untuk dijadikan kandidat dalam menghidupi panggilan & kehormatan besar sebagai pemimpin bangsa. Kehidupan Musa dimulai saat ia dibaringkan di keranjang papirus dan dilapisi ter untuk melarikan diri dari pedang tentara Firaun. TETAPI agenda Tuhan membawanya ke istana Firaun dan dibesarkan di rumah orang yang ingin membunuhnya. Jalan TUHAN sungguh tak terselami oleh setiap hati. Dia pegang sejarah orang-orang yang DIA pilih untuk tujuan-Nya. Tuhan melihat Israel ada di dalam Musa.

Kis. 7:22, Dan Musa dididik dalam segala hikmat orang Mesir, & ia berkuasa dalam perkataan & perbuatannya.

Kel. 2:14, Cerita ini Kemudian menuju kepada satu titik balik yang tidak biasa. Musa membunuh seorang pria Mesir dan melarikan diri. Musa meninggalkan posisi kekuasaan dan otoritasnya di Mesir untuk tinggal di padang gurun di mana dia belajar merendahkan dirinya di hadapan Tuhan. Dalam pelariannya ia di bawah rasa bersalah & dihantui hukuman mati. Semak yang terbakar adalah titik balik dimana MUSA ketemu dengan Destinynya/panggilannya.

Kel. 3:5, Lalu Ia berfirman: "Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus."

ay. 10 Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir."

Tuhan mengutus Musa (pembunuh seorang Mesir) kepada Firaun (pembunuh Israel). Pengutusan yang tidak biasa, ini menjadi peperangan tersendiri bagi Musa.

Tuhan sering memanggil kita untuk melayani-Nya hanya dengan apa yang kita miliki di tangan kita. Tuhan memanggil Musa untuk melakukan pekerjaan yang hebat bagi Tuhan - bebaskan umat-Ku.


Pilihan Tuhan dipertaruhkan dan Tuhan memilih orang yang gagap, lemah lembut, rendah hati, takut, ragu-ragu, bahkan seorang yang dipenuhi dengan banyak alasan. Dalam pandagan kita Musa bukanlah orang yang tepat untuk misi ini. Tuhan tidak adakah yang lain........tangannya berdarah, dia orang yang di cari Mesir karena pembunuhan......


Tuhan melihat sesuatu dalam diri Musa yang tidak dilihat manusia. Dia melihat hati seorang pria yang akan melakukan segalanya untuk pekerjaan Tuhan. Dia melihat seorang pria yang tidak mau mundur saat menghadapi tantangan, bahkan di bawah ancaman kematian. Tuhan melihat seseorang yang akan menjadi salah satu pemimpin terbesar dalam sejarah dunia. Seorang pemimpin yang mengeluarkan sebuah bangsa dari perbudakan tanpa kekerasan fisik, tetapi dikeluarkan oleh tangan Allah yang hebat.


Bukankah kita senang bahwa Tuhan melihat apa yang tidak dilihat manusia! Manusia hanya memiliki kalimat seperti ini untuk kamu "Anda tidak akan berarti apa-apa". Beberapa orang meletakkan stigma kepada anda "Anda tidak memiliki kecerdasan bahkan untuk keluar dari masalah aja tidak sanggup".

Apa yang membuat Anda berpikir dan yakin bahwa Tuhan dapat memakai hidupmu?

Apa yang membuatmu begitu istimewa sehingga Tuhan memilihmu dari semua orang yang ada disekitarmu? Sekali lagi jangan bermimpi, anda tidak ada dalam daftar. Apa kapasitasmu? Apa kelebihanmu? .....sekali lagi jangan bermimpi....... jangan bermimpi........ANDA TIDAK BERARTI APA-APA......

INGATLAH, Tuhan melihat bagaimana kelemahan itu bisa diubah menjadi kekuatan dan bagaimana keraguan bisa diubah menjadi iman, dan bagaimana kekalahan bisa diubah menjadi kemenangan.

Kel. 4:2, TUHAN berfirman kepadanya: "Apakah yang di tanganmu itu?" Jawab Musa: "Tongkat."

Pertanyaan Tuhan kepada Musa adalah pertanyaan yang sama untuk kita sekarang? Apa yang di tanganmu itu? TONGKAT. Hanyalah tongkat tua yang mati dan kering! .......apa yang Tuhan bisa lakukan dengan tongkat mati itu! Dengan tongkat yang sama laut dibelah, dan gunung batu mengeluarkan air. Jangan remehin apa yang ada ditanganmu, sebab disana mujizat itu datang dan menjawab apa yang menjadi kebutuhan orang lain. Jangan memvonis dirimu karena anda bukan hakim. Kita terlahir untuk pekerjaan-pekerjaan besar yang dipercayakan oleh TUHAN yang besar. Tongkat kering, benda yang tidak diperhitungkan.....TUHAN pakai untuk hal besar apalagi kita.

Apa yang Anda tawarkan kepada Tuhan?

Gereja yang hidup tidak membawa tongkat mati tetapi kita membawa kuasa Roh Kudus di dalam kita! Kita tidak membawa tongkat mati tetapi kita membawa Yesus kemanapun kita pergi!

Saya telah melihat saat-saat ketika Tuhan menggunakan pikiran terbatas kita dan tubuh kedagingan ini untuk menyampaikan pesan yang kuat yang menyentuh hati dan kehidupan orang-orang yang kita jumpai dimanapun berada. Saya telah melihat saat-saat ketika Tuhan memberi orang-orang biasa dan menaruh kata-kata Pengetahuan atau Kata-kata Nubuat untuk menjawab kebutuhan banyak orang di luar sana.

Jangan berdiam diri mulailah memberi tahu mereka apa yang Tuhan mau mereka lakukan bagi Kerajaan-Nya.

Mengapa Tuhan mengubah tongkat itu menjadi ular, bukan yang lain? Karena ular adalah lambang kekuasaan yang dikenakan di mahkota Firaun. Seolah-olah Tuhan berkata kepada Musa, “Aku menciptakan kekuatan dan kemuliaan yang diklaim Firaun sebagai miliknya dan aku dapat mengambil kekuatan itu darinya sesuka hati. TETAPI, yang AKU inginkan adalah seseorang yang berdiri & berbicara atas nama KU dan AKU akan melucuti semua kekuasaan Firaun."


Tuhan sedang mencari siapa saja dan setiap orang yang mau menyerahkan hidup mereka di bawah kaki-Nya dan berkata Yesus, PAKAILAH HIDUPKU & UTUSLAH AKU!"


TUHAN mencari bejana yang rela! Dia tidak mencari orang yang berdiri untuk diri sendiri. Dia mencari orang yang tahu akan tujuan mengapa dia dilahirkan.


Ingat......Bukan orang di belakang tongkat yang membawa keajaiban. Semua yang harus dilakukan manusia adalah membuangnya atas perintah Tuhan dan mengizinkan Tuhan menggunakannya untuk menunjukkan kemuliaan dan kuasa-Nya.


Tongkat itu tidak membawa kekuatan khusus. Musa dan Harun tidak memiliki kemampuan khusus. Keduanya hanyalah bejana dan alat untuk melakukan mukjizat yang luar biasa. Jadi bagaimana jika engkau bukan penyanyi yang baik! Jadi bagaimana jika engkau bukan pembicara yang hebat! Jadi bagaimana jika engkau merasa tidak memiliki kemampuan khusus! Jika engkau memiliki kemampuan itu, lemparkanlah ke kaki Yesus dan biarkan DIA menggunakannya untuk kemuliaan-Nya. Jika kita tidak memilikinya, serahkan dirimu dibawah kaki-Nya dan Dia akan memakaimu untuk kemuliaan-Nya.


Kenalilah identitasmu, dari mana asalmu, berdirilah di tempatmu, dan kenalilah tanggungjawabmu maka kita akan mudah menyelesaikan panggilan kita selama di bumi ini. Layanilah RAJAmu.....Kita perlu LOYAL, BRAVE and TRUE.

1 Pet. 2:17, Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!


 
 
 

Comments


© 2016 Fendy Simatauw. Proudly created with Wix.com

bottom of page